GetLit

LitFood

  • John UpdikeTerlalu muda untuk meninggal. John Updike baru berusia 77 tahun dan, menurut dugaan banyak orang, masih mencatat banyak hal saat menghembuskan napas terakhirnya di rumah perawatan di Massachusetts pada 27 Januari. 

Sepanjang hidupnya Hasil karyanya sangat menakjubkan, bukan hanya dalam jumlah tetapi juga genre: novel, cerita pendek, puisi, esai, dan kritik. Dari segi tema, ia juga sangat beragam, mulai dari sastra dan seni hingga subjek favoritnya seperti golf dan bisbol.

Dianggap sebagai Amerika Sebagai pencatat terkemuka kehidupan kelas menengah, ia memberikan "warna indah pada hal-hal biasa," seperti yang ia sendiri katakan. Beberapa kritikus percaya bahwa kalimat-kalimatnya—yang indah dan puitis—kurang memiliki bobot untuk menyampaikan gagasan, tetapi yang lain merasa tulisannya merupakan cerminan dunia yang halus.

Kritik Mereka kesulitan untuk menyebutkan satu karya agung, tetapi sebagian besar menyebutkan Tetrologi Kelinci (dari tahun 1960-90)—Kelinci, Lari; Kelinci Redux; Kelinci itu Kaya; Kelinci Beristirahat—mengisahkan kehidupan tokoh fiktif Harry Angstrong. 

Favorit lainnya termasuk pasangan, Coup, The Witches of Eastwick dan, baru-baru ini, Para Janda EastwickNamun, daftar singkat itu sama sekali tidak mencakup keseluruhan karyanya. Saran saya—carilah berita kematiannya di surat kabar besar atau majalah berita nasional, di mana karya-karyanya akan dibahas secara mendalam.

Ide fatau Klub Buku

  1. Akan menyenangkan untuk membacanya. penyihir…kemudian Para Janda EastwickAnda mungkin bisa mencoba Tetrologi Kelinci, juga, meskipun bukan favoritku. 
  2. Untuk hiburan, bacalah cerita pendek terkenal karya Updike berjudul “A & P” di koleksi kami. LitCourse 4 gratisCerita ini brilian dan lucu, bahkan sedikit pahit, tentang proses pendewasaan yang berlatar tahun 1950-an. Selain itu, lihat juga Panduan Belajar LitCourse untuk cerita ini.