Ah, lihatlah Semiramis sekarang—dia jauh lebih bahagia sekarang karena kamu sudah sedikit lebih mahir menggunakan tanda titik koma.
Sebagai pengingat Gulir ke bawah ke postingan sebelumnya. Ingat: inti dari tanda titik koma adalah untuk menghubungkan dua kalimat. tanpa menggunakan koma dan kata penghubung (dan, tetapi, atau, jadi, untuk juga tidak, namun).
Dalam pelajaran terakhir kita, kita menggunakan titik koma dengan kata penghubung—kata-kata seperti Namun, oleh karena itu, atau meskipun demikianItu disebut konjungsi adverbial.
—Tanda Titik Koma & Konjungsi ADVERBIAL—Mengapa menggunakan titik koma?
Ingat: tanda titik koma menghubungkan dua kalimat yang berhubungan.Anggap saja sebagai kombinasi antara titik dan koma. Perhatikan bahwa tanda tersebut memiliki satu di setiap bagian—atas dan bawah.
Apa itu kata penghubung?
Konjungsi adalah kata yang "menghubungkan," atau mengaitkan, dua kalimat lengkap. Konjungsi reguler—dan, tetapi, jadi, untuk atau, juga tidak, namun—membutuhkan koma sebelum kata penghubung.Contoh: Anjing itu menggonggong , dan Kucing itu mendesis.
Contoh: Anjing itu menggonggong , tapi Kucing itu tetap berdiri di tempatnya.
Contoh: Anjing itu menggonggong , so Kucing itu berlari.Apa itu konjungsi adverbial?
Seperti kata hubung biasa, konjungsi adverbial Hubungkan dua kalimat lengkap—tetapi dengan TITIK KOMA sebelum dan KOMA setelahnya. Itu adalah "kata keterangan" karena menggambarkan secara tepat bagaimana kalimat kedua berhubungan dengan kalimat pertama—sama seperti kata keterangan menggambarkan kata kerja. Ingat kata keterangan?-> Dia makan. Bagaimana cara dia makan? Dia makan dengan PELAN.
-> Dia bernyanyi. Bagaimana dia bernyanyi? Dia bernyanyi dengan KERAS.
Beberapa kata penghubung adverbial yang umum
juga namun namun toh memang namun karena itu sebagai gantinya sekarang akhirnya juga jika tidak lebih lanjut sementara itu kemudian selanjutnya lebih-lebih lagi karena itu
Contoh—
• Cuacanya terlalu dingin untuk menikmati pertandingan. ; namun , dia memutuskan untuk tetap pergi.
Konjungsi adverbial "namun" menunjukkan bahwa bagian kedua kalimat tersebut BERLAWANAN dengan bagian pertama. Anda juga bisa menggunakan...namun or namun or masih.
__________
• Cuacanya terlalu dingin untuk menikmati pertandingan. ; karena itu , Dia memutuskan untuk tidak pergi.
Konjungsi adverbial "oleh karena itu" menunjukkan bahwa bagian kedua kalimat merupakan AKIBAT dari bagian pertama. Anda juga bisa menggunakan...hasil dari or karena itu.
__________
• Cuacanya terlalu dingin untuk menikmati pertandingan. ; selanjutnya , Dia merasa tidak enak badan.
Konjungsi adverbial "selain itu" menunjukkan bahwa bagian kedua kalimat merupakan TAMBAHAN pada bagian pertama. Anda juga bisa menggunakan...juga or lebih-lebih lagi.
__________
• Cuacanya terlalu dingin untuk menikmati pertandingan. ; sebagai gantinya , Dia pergi ke perpustakaan.
Konjungsi adverbial "instead" menunjukkan bahwa bagian kedua kalimat tersebut merupakan ALTERNATIF dari bagian pertama. Anda juga bisa menggunakan...agak.
PERHATIAN
Jangan sampai Anda salah mengartikan konjungsi adverbial ketika digunakan sebagai KATA KETERANGAN yang sebenarnya. Perhatikan bahwa dalam kalimat-kalimat berikut, konjungsi tersebut dipisahkan oleh KOMA. Tidak ada titik koma sama sekali.
• Terlalu dingin, namun, untuk permainan.
• NamunCuacanya terlalu dingin untuk pertandingan..
"Namun" berfungsi sebagai kata keterangan—bukan kata penghubung keterangan—karena hanya ada satu kalimat di sini (Subjek + Kata Kerja): "Itu adalah"...
__________
• Dia tidak melakukannya, karena ituingin pergi ke pertandingan.
•Oleh karena ituDia tidak ingin pergi ke pertandingan itu.
"Oleh karena itu" berfungsi sebagai KATA KETERANGAN—bukan konjungsi adverbial—karena hanya ada satu kalimat di sini (S + V): "Dia tidak ingin"...
__________
• Selanjutnyadia merasa tidak enak badan.
"Furthermore" berfungsi sebagai kata keterangan—bukan kata penghubung keterangan—karena hanya ada satu kalimat di sini (S + V): "She did (not) feel"...
