Lima Puluh Kata untuk Hujan
Asha Lemmie, 2020
Penerbit Penguin
464 hal.
ISBN 13: 9781524746360
Ringkasan
Dari penulis debut Asha Lemmie, sebuah novel yang menyentuh hati dan penuh penghayatan tentang perjalanan seorang wanita muda menuju penerimaan di Jepang pasca Perang Dunia II..
Kyoto, Jepang, 1948. "Jangan bertanya. Jangan berkelahi. Jangan melawan."
Demikianlah pelajaran pertama Noriko "Nori" Kamiza yang berusia delapan tahun.
—Dia tidak akan mempertanyakan mengapa ibunya meninggalkannya hanya dengan kata-kata terakhir ini.
—Dia tidak akan melawan pengurungannya di loteng rumah besar kakek-neneknya.
—Dia tidak akan menolak mandi air panas berbahan kimia yang diterimanya setiap hari untuk mencerahkan kulitnya.
Nori, anak dari seorang bangsawan Jepang yang sudah menikah dan kekasihnya yang merupakan tentara Amerika keturunan Afrika-Amerika, adalah orang luar sejak lahir. Kakek dan neneknya menerimanya, hanya untuk menyembunyikannya, karena takut akan mencoreng silsilah kerajaan yang sangat ingin mereka pertahankan di Jepang yang sedang berubah.
Nori sangat patuh dan menerima kehidupan menyendiri yang dijalaninya, meskipun ia memiliki kecerdasan dan rasa ingin tahu yang tinggi.
Namun ketika takdir mempertemukan Nori dengan kakak tirinya, Akira, di perkebunan yang merupakan warisan dan takdirnya, Nori menemukan sekutu yang tak terduga dalam dirinya, dan menjalin ikatan yang kuat dengannya—ikatan yang tidak dapat diterima oleh kakek-nenek mereka yang tangguh dan yang akan mengubah hidup mereka yang seharusnya mereka jalani selamanya.
Karena sekarang Nori telah melihat sekilas dunia di mana mungkin ada tempat untuknya, dia siap berjuang untuk menjadi bagian dari dunia itu—pertempuran yang mungkin akan merenggut segalanya darinya.
Mencakup beberapa dekade dan benua, Lima Puluh Kata untuk Hujan adalah sebuah kisah epik yang memukau tentang ikatan yang mengikat, ikatan yang memberi Anda kekuatan, dan apa artinya menjadi bebas.Dari penerbit.)

