GetLit

Blog Sastra

LitFood

Istri Sang Harimau
Teh Obreht, 2011
Random House
352 hal.
ISBN-13: 9780385343831

Ringkasan
Mengukir jalinan indah legenda keluarga, kehilangan, dan cinta, Tea Obreht, anak bungsu dari The New YorkerDalam daftar dua puluh penulis fiksi Amerika terbaik di bawah usia empat puluh tahun versi [nama majalah], ia telah menciptakan sebuah novel abadi yang akan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penulis paling bersemangat dan orisinal di generasinya.

Di sebuah negara Balkan yang sedang memulihkan diri dari konflik bertahun-tahun, Natalia, seorang dokter muda, tiba dalam misi kemanusiaan di sebuah panti asuhan di tepi laut. Saat ia dan sahabatnya sejak kecil, Zóra, mulai memberikan vaksinasi kepada anak-anak di sana, ia merasakan takhayul dan rahasia kuno berkumpul di sekitarnya. Rahasia yang dipilih oleh tuan rumahnya yang tampak ceria untuk tidak diceritakan kepadanya. Rahasia yang melibatkan keluarga aneh yang menggali sesuatu di kebun anggur sekitarnya. Rahasia yang tersembunyi di lanskap itu sendiri.

Namun Natalia juga menghadapi misteri pribadi yang menyakitkan: keadaan yang tak dapat dijelaskan seputar kematian kakeknya yang tercinta baru-baru ini. Setelah memberi tahu neneknya bahwa ia sedang dalam perjalanan untuk bertemu Natalia, ia malah berangkat ke pemukiman kumuh yang belum pernah didengar oleh keluarga mereka dan meninggal di sana sendirian. Sebagai seorang dokter terkenal, kakeknya pasti tahu bahwa ia terlalu sakit untuk bepergian. Mengapa ia meninggalkan rumah menjadi teka-teki yang harus dipecahkan Natalia.

Diliputi kesedihan, dan dalam upaya mencari petunjuk tentang keadaan pikiran terakhir kakeknya, ia beralih ke cerita-cerita yang diceritakan kakeknya kepadanya ketika ia masih kecil. Dalam perjalanan mingguan mereka ke kebun binatang, kakeknya akan membacakan buku The Jungle Book karya Rudyard Kipling yang sudah usang, yang selalu dibawanya ke mana-mana; kemudian, kakeknya menceritakan kisah-kisah tentang pertemuannya sendiri selama bertahun-tahun dengan "manusia abadi," seorang gelandangan yang mengaku abadi dan tampaknya tidak pernah menua.

Namun, kisah yang paling luar biasa adalah kisah yang tidak pernah diceritakan kakeknya kepadanya, kisah yang harus Natalia temukan sendiri. Suatu musim dingin selama Perang Dunia Kedua, desa masa kecil kakeknya tertutup salju, terisolasi bahkan dari penjajah Jerman yang semakin mendekat, tetapi dihantui oleh kehadiran lain yang ganas: seekor harimau yang semakin mendekat di bawah kegelapan malam. “Kisah-kisah ini,” Natalia akhirnya mengerti, “mengalir seperti sungai rahasia melalui semua kisah lain” dalam kehidupan kakeknya. Dan pada akhirnya, di dalam narasi yang kaya dan bercahaya inilah ia akan menemukan jawaban yang dicarinya. ( Dari penerbit .)