Klub Sastra: Storie Delle Sorelle
Baltimore/Annapolis, MD

STORIE DELLE SORELLE adalah sebuah...
a) perancang sepatu Italia kelas atas
b) Hidangan makanan laut Mediterania
c) klub buku di Maryland.
—Jawabannya adalah C—
Jadi, apakah kamu pernah memakai sepatu bermerek?
Eh...tidak, sepatu itu terlalu mahal, dan membuat kaki kami sakit. Tapi kami memang banyak membaca.
Baiklah kalau begitu, ceritakan tentang nama Anda.
Storie delle sorelle adalah bahasa Italia untuk "kisah para saudari." Kami memiliki sekitar 15 "saudari": beberapa adalah saudari kandung (dua di antaranya adalah ibu), tetapi kami semua adalah saudari dalam semangat — dengan kisah-kisah untuk dibagikan melalui buku dan kehidupan nyata.
Buku apa saja yang sudah kamu baca?
Kami sudah ada sejak tahun 2005, jadi kami sudah membaca cukup banyak buku. Berikut beberapa (bukan semua) judul buku yang pernah kami baca:
The Alchemist
Billy yang menawan
Insiden Aneh pada Anjing...
East of Eden
Peta Cinta
Maria, Maria (James Patterson)
Memoirs of a Geisha
Aku Berbicara Cantik Suatu Hari
Kabut Avalon
Alkitab Kayu Beracun
Masa keemasan dan kehancuran
Membaca Lolita di Teheran
Kehidupan Rahasia Lebah
Pernikahan (Nicholas Sparks)
Apa yang Tidak Diceritakan Ibu Kita kepada Kita (Danielle Critenden)
Diskusi terbaik?
Apa yang Tidak Diceritakan Ibu Kita: Mengapa Kebahagiaan Sulit Diraih Wanita Modern oleh Danielle Critenden. Buku ini memicu diskusi sengit tentang apakah gerakan feminis benar-benar membantu atau menghambat kehidupan perempuan. Kami harus bersantai di kolam renang setelah diskusi yang cukup panas.
Diskusi menarik lainnya datang dari The Mists of Avalon oleh Marion Zimmer Bradley. Meskipun tidak semua orang menyukai buku ini, sebagian besar menghargai karakter perempuan yang kuat. Beberapa orang menikmati mempelajari tentang persaingan kerajaan-kerajaan suku, yang relevan dengan Perjanjian Lama dalam Alkitab.
[Buku ini merupakan penulisan ulang legenda Arthurian dari sudut pandang perempuan, khususnya Morgaine, saudara tiri Arthur dan antagonisnya. Dalam Le Morte d'Arthur karya Thomas Mallory (sekitar tahun 1450), Morgaine-lah yang merencanakan kejatuhan Arthur bersama Mordred. Dalam versi ini, Morgaine mendapat kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya.]editor]
Apakah Anda punya klub favorit?
Memoirs of a Geisha —kami semua menyukainya, yang tidak biasa bagi kami. Kami mengadakan pertemuan bertema dengan pakaian dan makanan Asia. Seorang tamu undangan membawa beberapa barang pusaka Jepang, termasuk pedang samurai antik (lihat foto atas).
Apakah ada kegiatan atau tema menarik lainnya?
Untuk The Secret Life of Bees Kami semua datang mengenakan topi-topi konyol (seperti di buku). Kami juga suka makan, jadi untuk pertemuan musim dingin kami, tuan rumah memasak hidangan utama yang berkaitan dengan tema buku tersebut. Kami semua membawa makanan pembuka dan pendamping yang saling melengkapi. Di musim panas, kami bertemu di restoran Meksiko di luar ruangan, patungan untuk makanan pembuka dan margarita. Kami juga mengadakan pesta kolam renang tahunan.
Apakah ada ide lain yang bisa Anda bagikan kepada kami?
Ya. Kami punya beberapa tips untuk mengatasi jadwal yang padat:
- Kami bertemu khusus pada akhir pekan—yang membantu meningkatkan jumlah peserta.
- Kami membagi buku-buku tebal menjadi dua sesi—kami telah melakukannya dengan East of Eden, The Mists of Avalon, dan Kitab Suci Kayu BeracunHal ini sangat mengurangi tekanan pada semua orang.
- Terkadang, jika kami merasa kewalahan, kami melewatkan satu buku sama sekali dan merencanakan sesi "Laporan Buku": anggota memberikan ringkasan tentang apa yang masing-masing mereka baca sendiri.
Bagaimana cara Anda memilih buku?
Setiap anggota mendapat kesempatan untuk memilih bukunya sendiri. Cara ini berhasil, terutama karena pada akhirnya kita semua membaca buku yang mungkin tidak akan kita pilih jika tidak ada cara ini.
bagian atas halaman