Klub Sastra: Para Wanita dari Klub Buku
London Utara, Inggris

KECINTAAN PADA TANTANGAN. Mereka menyukai tantangan—membaca buku yang mungkin belum pernah mereka baca sebelumnya. jika tidak Baca baca-dan debat yang baik dengan pandangan yang berbeda. Dan apa yang telah mereka pelajari selama bertahun-tahun adalah untuk saling mendengarkan dengan hormat dan kasih sayang. Mereka adalah Para Wanita dari Klub Buku.
| Sudah berapa lama kalian bersama? Selama lebih dari 10 tahun. Kami memulai sebagai ibu-ibu dengan anak-anak kecil yang bersekolah di satu sekolah tertentu. Tetapi selama bertahun-tahun, kami telah melakukan diversifikasi. Kelompok ini sekarang mencakup wilayah geografis yang lebih luas, dengan anak-anak di sekolah yang berbeda, dan beberapa bahkan kuliah di universitas. Dan berapa jumlah anggotanya? Saat ini delapan, meskipun angka ini berfluktuasi. Delapan adalah angka yang baik untuk percakapan dan untuk dapat mendengarkan serta menanggapi berbagai sudut pandang. Mari kita bicarakan beberapa buku yang telah kamu baca. Yang terbaru dari kami meliputi... ♦ Rumah Para Ibu Tersembunyi ♦ Semua Hal yang Belum Pernah Kuceritakan Padamu ♦ Semua Cahaya yang Kami Tidak Melihat Apakah ada film favorit selama bertahun-tahun? Sebagian besar waktu, kami berdelapan tidak bisa sepakat, jadi kami jarang punya favorit kelompok, hanya favorit pribadi. Namun, kita semua menyukainya. Untuk membunuh mockingbird—karena semua alasan yang membuat orang lain menyukainya: penceritaan yang kuat, dilema moral yang menarik, dan cerita dari sudut pandang seorang anak. Kami juga sepakat pada Saya Tahu Mengapa Burung Dikurung SingsCeritanya ditulis dengan indah dan mengharukan. Kekecewaan? Bagi sebagian besar kelompok (semua kecuali satu) Ibu Dalloway mengecewakan. Novel karya JB Priestley tahun 1929. Sahabat yang Baik Hal itu kembali memecah belah kelompok tersebut, seperti halnya buku yang lebih baru, Kehidupan yang Hancur: Anak-Anak yang Hidup dengan Keberanian dan Martabat (terlalu mengerikan bagi sebagian besar dari kita). Bagaimana cara Anda memilih buku? Kami bergiliran memilih dan membeli buku untuk kelompok, dan siapa pun yang memilih buku tersebut akan mendapatkan buku itu. |
Memimpin diskusi. Satu-satunya aturan dalam memilih buku adalah buku tersebut tidak boleh buku yang sudah pernah kita baca. Ngomong-ngomong soal aturan...apakah Anda punya aturan? Kami menyusun sebuah konstitusi klub buku yang terbukti berguna ketika diskusi menjadi panas atau ketika seseorang mendominasi atau ingin berbicara panjang lebar. Kami memulai dengan obrolan santai dan makan selama setengah jam pertama. Kemudian kami memulai diskusi—setelah itu setiap orang diminta untuk memberikan komentar satu kalimat dan memberi nilai pada buku tersebut, dari 1 hingga 10. Salah satu anggota mencatat komentar dan nilai. (Karena kita semua memiliki kriteria masing-masing, nilai tersebut sebenarnya hanya berharga bagi kita masing-masing secara individu.) Kesan apa yang ingin Anda tinggalkan bagi kami? Meskipun kami delapan wanita dengan usia yang hampir sama, kami memiliki ibu rumah tangga dengan berbagai latar belakang profesional—seorang bidan, perawat, dan konsultan strategi dan desain—dan mereka yang memiliki karier profesional saat ini—seorang pengacara, kepala layanan mahasiswa untuk sebuah universitas, penasihat hukum gigi, dan psikolog forensik. Sebagian dari kami lahir di Inggris dan sebagian lagi di luar negeri. Kami ada yang sudah menikah dan ada yang bercerai. Kami memiliki pandangan yang sangat berbeda tentang politik dan tentang gaya buku yang kami sukai. Namun terlepas dari perbedaan-perbedaan itu, kita memiliki beberapa kesamaan sifat yang istimewa— ♦ Kami memiliki kesamaan dalam hal kecintaan membaca. ♦ Kami berusaha keras untuk membaca buku-buku yang biasanya tidak akan kami pilih sendiri. ♦ Kami senang ditantang oleh debat menarik tentang berbagai topik—tetapi kami telah belajar untuk mencoba mendengarkan pandangan yang berbeda tanpa menjatuhkan orang lain. |